Snapshot Penutupan Diklat Pekerja Sosial Pendamping ABH Regional Sumatera Tahun 2018

PADANG-Setelah 25 hari dilaksanakan, kegiatan Diklat Pekerja Sosial Pendamping Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional I Sumatera sejak tanggal 23 April 2018 lalu akhirnya secara resmi ditutup oleh Kepala BBPPKS Regional I Sumatera, GRM. Soerjo Darsono, Kamis siang (17/5).

Dalam poin sambutannya, GRM menyampaikan bahwa indikator keberhasilan diklat ini antara lain meningkatnya pemahaman peserta mengenai Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), nilai-nilai dan etika seorang pekerja sosial dalam mendampingi ABH, memahami peran-peran pekerja sosial dalam mendampingi anak pelaku, korban dan saksi dalam SPPA, meningkatnya keterampilan peserta dalam melakukan pendampingan sosial yang bermitra dengan berbagai instansi terkait, dan semakin optimalnya jejaring kerja institusi pemerintah (Kemensos RI) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi lainnya yang terkait SPPA.

Kegiatan diklat yang seluruhnya berjumlah 210 jam pelatihan (jamlat) diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari seluruh wilayah Regional Sumatera. Dalam diklat ini,  proses pembelajaran selain melalui penyampaian materi di kelas, peserta juga diajak secara langsung melakukan praktek belajar di lapangan. Ada 8 kali pelaksanaan Praktek Belajar Lapangan (PBL), diantaranya ke Polresta, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BAPAS, Masyarakat, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), dan Lembaga2 Penyelenggara Kesejahteraan Sosial yang memberikan pelayanan kepada ABH.

Dibagian akhir sambutannya, GRM mengharapkan, diklat ini dapat mewujudkan peradilan yang benar-benar menjamin perlindungan terhadap “Kepentingan Terbaik Anak”.***